Wednesday, June 10, 2015

Semarang, puanas pol ndhes!

KP Day 1

Senin, 1 Juni 2015, hari pertama KP nih. Menyambut hari ini, saya sudah pasang alarm biar nggak telat. Setelah mandi, pake pakaian, sama minum Ener*en, langsung siap-siap memacu motor menuju kantor tempat KP. Pagi ini jam masih menunjukkan pukul 7.20 WIB (tumben nih udah siap buat berangkat, biasa kalo kuliah masih di kasur). Sekitar 20 menit kemudian, parkir motor di kantor lalu masuklah ke pintu utama. 

Sebelumnya, saya sudah dikasih tahu sama kenalan yang kerja disana supaya tunggu di lantai 3 gedung Telkom karena katanya bakalan ada apel untuk para karyawan lebih dulu. Batinku, "Yo wes rapopo. Kan yo mung ngenteni sejam lah paling suwe." (Translate : "Ya sudah gapapa. Kan hanya menunggu 1 jam lah paling lama"). Akhirnya, saya menunggu di lantai 3, tepatnya di kursi tunggu. Di kursi yang berseberangan, ada beberapa orang yg duduk menunggu di situ. Lima orang, 4 perempuan dan 1 laki-laki. Rupanya mereka juga mahasiswa yg KP juga dari universitas lain. Hanya 2 orang yg bisa diidentifikasi dari jamal-nya, dari Tel-* ternyata. Ya, mahasiswa KP dari ITB memang hanya seorang, namun hal itu tentu tidak membuat saya takut (salah satu alasan saya daftar KP di Semarang supaya bisa pulang ke rumah..hehehe).

Sekitar jam 9, seorang bapak-bapak (Pak Agung) datang dan membawa setumpuk kertas. Dia ternyata adalah pegawai yang mengurusi mahasiswa KP. Setelah mengecek data diri, bapak ini menyuruh kami untuk menunggu sampai apel selesai.

30 menit berlalu...

60 menit berlalu...

Ngantuk ndhes!! Langsung buka HP bentar, cek socmed, game, dll. Masih ngantuk!! Akhirnya saya langsung menuju posisi tidur ala kuliah (duduk, kepala menunduk hampir sampai lutut).

15 menit lewat...

Security di ruang tunggu (yang seorang perempuan) mengajak mengobrol rombongan anak Tel-*.

Waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB. Para pegawai mulai kembali ke ruang kerja setelah apel selesai. Pak Agung menyuruh kami untuk istirahat, setelah itu nanti kami akan diantar ke bagian kami masing-masing. Oke, istirahat. Saya pun pergi keluar, mencari Warteg di sekitar kantor.

Sekitar pukul 12.45 WIB saya kembali ke lantai 3, tidak lama saya diantar oleh salah seorang mahasiswa praktek lain (praktek di bagian lain maksudnya) ke lantai 4 di bagian Infrastructure Integration
Divisi Infrastructure Integration
Saya bertemu dengan Manager di bagian tsb, Pak Sumariono. Ternyata pembimbing saya sedang ada urusan di luar, akhirnya saya dipersilakan untuk pulang dan kembali lagi hari Rabu, 3 Juni 2015. Set dah, hari pertama udah kaya gini. Akhirnya saya pulang ke rumah tercinta. 

Eh, sebelum pulang saya mampir ke tukang dawet yang sueger di hari yang puanas pol ini.
Es Dawet
Tidak lupa menikmati kuliner yang khas juga nih.
Mi Jowo

KP Day 2

Karena hari Selasa, 2 Juni 2015 tanggal merah alias libur (Hari Raya Waisak), jadi langsung skip ke hari Rabu eh..Kamis, 4 Juni 2015.

Lah, ada yang kelupaan. Hari Senin, sekitar pukul 15.00 WIB saya ditelpon. Ternyata pembimbing saya (Pak Roestomo) yang menelpon. Dia bilang kalau hari Rabu dia ada urusan, jadi saya disuruh untuk masuk ke kantor hari Kamis saja. Siap pak.

Oke, petualangan hari Kamis pun dimulai. Tanpa terlambat, saya masuk ke kantor, langsung ke lantai 4 dan menemui Pak Sumariono. Ternyata beliau berkata bahwa Pak Roestomo ternyata masih ada urusan, sehingga kemudian saya diberi tugas untuk membaca sebuah buku.


Synchronous Digital Hierarchy (opo kuwi??)
Kalo pingin tau : http://en.wikipedia.org/wiki/Synchronous_optical_networking
Tapi ternyata, ada distraksi nih.

Nat Geo coy...
Akhirnya hingga sekitar jam 3 sore, saya membaca buku sambil nonton TV. Kemudian ada seseorang yang menghampiri saya. Ternyata orang itulah Pak Roestomo. Beliau menyuruh saya melanjutkan dan bilang kalau besok saya akan diajak ke lapangan. Jam 5 sore, saya pulang.

KP Day 3

Jumat, 5 Juni 2015. Masih tanpa telat, masuk kantor. Ternyata Pak Roes belum sampai ke kantor. Ya wes nonton lagi.
Nat Geo everyday
Sekitar pukul 10.30 WIB, Pak Roestomo mengajak saya pergi. Sudah menunggu kami, seorang mas-mas bernama Rio yang bertubuh gempal namun sehat. Mas Rio adalah pegawai dari Huawei yang bekerja sama dengan PT Telkom. Kami kemudian menuju mobil Mas Rio yang rupanya asli dari provinsi yang terkenal dengan gudeg-nya. Kemudian mobil melaju ke daerah Mangkang menuju sebuah site yang di dekat perbatasan Semarang-Kendal.

Ternyata di situ pekerjaan yang dilakukan adalah pemindahan sebuah antena yang sudah tidak terpakai di daerah lain dan disimpan di sana. Karena di daerah tersebut tugas antena itu sebagai sarana transmisi sudah digantikan oleh alat yang bernama Fiber Optik (FO).
Antena
Tempat ini ternyata juga berfungsi sebagai gudang barang yang sudah tidak terpakai.
Mobil COMBAT Flexi
Mobil COMBAT (Compact Mobile Base Station) ini fungsinya sama seperti menara-menara untuk BTS pada umumnya, tetapi keunggulannya bisa dipindah-pindah. Jadi untuk acara yang butuh service yang besar seperti KAA beberapa waktu kemarin, pernikahan anak presiden dalam waktu dekat ini, alat ini diperlukan. Tambahan armada ini disiapkan supaya orang-orang yang berada di area itu dapat menikmati layanan seperti SMS, telepon, internet, dll.

Setelah pemindahan antena selesai dan waktu menunjukkan sekitar pukul 1 siang, kami meninggalkan site dan menuju sebuah tempat makan yang tidak jauh dari site. RM Iwak Manuk namanya. Wah, pokoke maknyus lah... (kalo kata Om Bondan).
Mantap gan... (ga sempet foto, jadi comot dari google aja)
Sumber : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJn5lpUsNGmQeMgyrSkyDxsyd9v8nQST-g5sFFRm7CqTJi-z9VS7jGeH8d_4bg2h2nyp3W-nT0rz-XE5TdY0Bi-i4KkEJakyxbBiWw0Kd99alvclnvcJauJeKTGqMJh-eIHk4GAESTZIw2/s1600/IMG-20131108-00379.jpg
Setelah kembali ke kantor, saya mendapat tugas dari Pak Roes untuk mengecek data antena yang sudah diganti oleh FO. Namun karena saya tidak membawa laptop pada saat itu, saya dipersilakan pulang.

KP Day 4

Senin, 8 Juni 2015. Setelah sampai di kantor, tidak lama Pak Roes memanggil saya dan mengajak saya pergi ke site lagi bersama 2 orang rekannya, Mas Adi (Huawei) dan Mas Risdianto (subcon Huawei). Rupanya lokasi site kali ini berada di luar Semarang, tepatnya di dekat kota Solo.

Site pertama yang dikunjungi ada di Siwal, Baki, Sukoharjo
 

IP Radio Site 1
IP Radio adalah komunikasi Radio tapi menggunakan bantuan IP (harap maklum kalo salah, masih belajar). Keuntungan menggunakan IP Radio adalah jangkauan lebih luas, lebih fleksibel, biaya operasional berkurang. Hal ini disebabkan Radio ini tersambung ke internet, jadi tidak perlu kabel lain untuk menyambungkan ke tempat lain.




Tower IP Radio Site 2
Setelah dari Site 1 & 2, kami kemudian makan siang. Menu makan siang kali ini cukup lezat & bergizi.
Sego Pecel (sama kaya sebelumnya, ga sempet foto)
Sumber : http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT5Y9pyTE3Pu8lJ8ZUBYVyuPwTsiUC3U_Y4jM6tTstnx__6DtGl

Di dekat Site 3 yang terletak di Mojosongo, Solo terdapat sebuah hal yang menyita pandangan saya.
Warung "shor-wher" alias ngisor tower (bawah tower)
Berikut ini dokumentasi di Site 3.
Penampakan ruangan untuk menyimpan peralatan BTS, IP Radio, power supply, dll.
Kalau biasanya di bawah tower ada sebuah ruang kecil tertutup biasanya berwarna putih, inilah isi tempat tersebut. Alat-alat elektronik ini disimpan dalam sebuah ruangan berpendingin untuk menjaga suhu alat-alat tersebut agar dapat tetap optimal.
Tower Site 3
Kemudian dalam perjalanan pulang, kami mengunjungi 1 tempat lagi di daerah Kantil, Boyolali. Di tempat ini, terdapat sebuat COMBAT yang dipasang disana.


COMBAT Site 4
Itulah akhir petualangan saya di hari Senin. Selanjutnya kami kembali menuju ke Semarang.

KP Day 5

Selasa, 9 Juni 2015. Kembali seperti semula, namun kali ini saya membawa laptop dan merasakan WiFi kantor yang cukup memuaskan.

Torrent dulu ah
Hari itu saya masih menjaga diri dengan hanya mendownload beberapa film & anime. Sesekali juga buka You**** lah.

KP Day 6

Rabu, 10 Juni 2015. Masih seperti hari sebelumnya, namun kali ini terdapat sedikit perubahan. Saya memutuskan untuk menulis di blog ini agar tidak terkesan 'gabut'. Awalnya saya masih menggunakan WiFi untuk internet. Tapi setelah istirahat, sepertinya internet menjadi lelet, kemudian saya menemukan kabel lan yang menganggur, SIKAT GAN!!
LAN bung...
Tanpa diragukan lagi, pemasangan kabel LAN tersebut menyelesaikan masalah. Kemudian yang terjadi adalah...
Sesaat setelah pemasangan kabel LAN


Beberapa saat setelahnya
Bisa-bisa HDD saya yang sudah merah semakin penuh saja ini.
Sekian dulu cerita petualangan KP saya di PT Telkom Semarang.

Nie, Levin Kusuma Adiatma
18112006

Tuesday, June 9, 2015

Cerita 17 Tahun : Mbak Nina yang Ayu

[KP Pertamina Minggu 1]

Sebelumnya, perkenalkan dahulu kami (Maga, Miun, Abram, dan Sandro) sedang melaksanakan KP di pertamina Semarang dari Juni sampai Juli nanti. Semoga cerita ini bisa memotivasi kalian semua. 

Hari 1 (1 Juni 2015)
Awalnya TS tidak tahu dimanakah Pertamina Semarang itu bahkan TS tidak tahu juga sepedestrian apakah Semarang itu, ibaratnya mah kalo di GTA Semarang tuh masih biru biru gitu mapnya, belum pernah dijajal, dulu sih pernah tapi pas masih kecil.
Senin, 1 Juni TS berangkat bersama Abram dan Maga ke pertamini. Sesampainya di sana jam 7 dan kami langsung diarahkan ke TA (Technical Area) Pertamini oleh HR. Sampai di TA langsung ke ruangan pak manager, bapaknya miun. Di sana kami diberi sepatah dua patah kata pengarahan tentang KP di pertamini. Selesai dari sana kami diundang untuk mengikuti café morning, yaitu sebuah acara sharing antar pegawai tentang pekerjaan mereka baik yang sudah dilakukan maupun yg sedang proses. Café morning menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit, dari situ barulah kami diberikan meja kerja masing-masing.
Baru mau duduk, kami langsung diajak untuk berkeliling untuk berkenalan dengan semua pegawai yang ada di TA. TS tidak akan menyebutkan satu-satu karena malas, jadi yang dijelaskan hanya bagian pentingnya saja. Kami dikenalkan oleh mas Ivan (ET’07), dia alumni ITB sulit digambarkan orangnya karena memang tidak ada spesifikasi yang mencolok pada dia, hanya saja dia selalu bernyanyi jika sedang bekerja. Selanjutnya, Pak Agung (FT’01) alumni ITB juga, dia adalah orang yang akan menjadi kepala mentor kami selama KP. Konon, nantinya kami akan presentasi akhir di depan beliau. Mas Sam (FT’08) dia adalah mentor kami, kalau ada kerjaan biasanya akan berhubungan sama dia ujung-ujungnya. Orangnya TS akui tampan, muda, berbakat, template ITB tapi putih (gak kayak fadelmuch), berani, kidal, dan orang Bekasi. TS cukup kaget sejauh-jauhnya TS merantau ujung-ujungnya bertemu orang Bekasi, hebat. Lanjut lagi, adapula mas Upi, bukan alumni ITB, menurut saya dia adalah yang paling alay disini, soalnya kalo pagi pas mau mulai kerja biasanya dia muter lagu alaynya dengan kencang, terakhir saya dengar lagu yang diputar adalah Last Child ft Giselle – Seluruh Nafas Ini. Ada juga mas Cahyo, yang saya ketahui Cuma 1, dia mirip gitaris Wali. Mas Ihnsan, orangnya mirip Sutan Simatupang tapi rambutnya dibuat kayak wolverine, mpus lu bayanginnya. Terakhir mbak Nina, kami akui dia mempunyai ayu yang paras, saat kami dikenalkan dengan dia kami bertanya-tanya pada Tuhan, bidadari mana lagi yang kau jatuhkan dari surga, Tuhan? Lebay sih, cuman aing akui dia lumayan untuk dilihat di kantor.
















Kau bidadari jatuh dari surga, dihadapanku…njir paling kiri mirip novan.


Setelah berkenalan, kami langsung diberikan tugas oleh mas Ihnsan tentang maintenance trafo karena akhir-akhir ini trafo pertamini ada yang suka mledak-mledak dengan deadline Jumat. Sayang sekali mas Ihnsan, tugas yang anda berikan sudah kami selesaikan 2 jam setelah diberikan. Saat jam 2, mbak nina pun mengikat rambutnya. Akhirnya, kami pulang jam 16.00 sesuai dengan jam pulang kantor dan pulang dengan wajah tersenyum.

Hari 2 (2 Juni 2015)
Maga Miun beserta mas Sam pergi ke Jakarta untuk proyekan sama ABB. Libur Waisak.

Hari 3 (3 Juni 2015)
Abram dan TS seperti biasa ngantor. Kami sampai di kantor jam 7.15 tetapi yang kami lihat adalah kantor kosong. Kami kira masih waisak ternyata memang orang-orang di sini datangnya jam 7.25. Karena tugas kami sudah selesai dari kemarin sehingga yang kami lakukan adalah gabut dan berdiskusi “mau makan dimanakah kita hari ini?” Sekitar jam 10, TS membuka ol.akademik dan ternyata nilai mulai bermunculan, grup power mulai ribut, dan akhirnya TS memutuskan untuk bermain hp sambil browsing sampai pulang. Tidak lupa jam 2 mbak nina mulai bosan dan akhirnya dia pun browsing gajelay.

Hari 4 (4 Juni 2015)
Seperti biasa kami datang jam 7.00 dan kantor masih kosong. Sebenarnya jam masuk kantor adalah jam 7, tetapi terdapat kompensasi sampai 7.30. Tetapi, TS tidak enak hati untuk datang jam 7.30 karena sang bapak manager selalu sampai di kantor sebelum TS sampai di kantor, mpus lu manager lu datang lebih pagi dari lu. Sampai jam 7.30 orang yang datang belum sampai ada setengahnya. Biasanya 1 ruangan TA bisa memuat sekitar 24 orang, tetapi hari ini yang datang hanya 7 orang (termasuk TS dan Abram). Setelah dilihat ternyata banyak mengalami kekurangan karena banyak yang proyekan seperti mas Sam and the gang, terus pak ihnsan and the gang yang pergi ke boyolali. Yang TS lihat adalah si gitaris Wali yang giat bekerja. Nampaknya Wali akhir-akhir ini jarang terlihat di TV karena gitarisnya sibuk bekerja.
Abram tidak sengaja menuju meja mas Sam melihat-lihat, ternyata disana terdapat kertas informasi dasar tentang pegawai di TA. Di sanalah kami mengetahui si mas Sam kelahiran kapan. Tapi Abram tidak memanfaatkan dengan baik sarana ini. TS pun awalnya hanya melihat-lihat, tetapi tidak disengaja TS menemukan nama Nina yang berujung akhirnya TS mengetahui nama lengkap si mbak nina, kelahiran tahun berapa, sampai nomor telpon. Ya biasa aja sih, cuman dari nama lengkap kan bisa ketauan tuh facebooknya apa, dll. Ternyata si mbak Nina adalah anak asli Semarang dan kuliah di Undip TI’09. Mpus cibur dah.
Akhirnya, TS dan Abram memutuskan untuk melakukan finishing pada tugas maintenance trafo. Tapia pa daya, yang dilakukan adalah browsing gajelay. Jika dibuat perbandingan browsing gajelay : tugas = 80 : 20. Hari itu pun berakhir.
Berita Jakarta:
Miun sama Maga kesulitan sama proyek ABB karena memang hal baru sehingga mereka harus banyak belajar lagi. Dengar-dengar kemeja miun yang baru dibeli dicibat orang. Namanya juga Jakarta un banyak aneh-anehnya, turun dari metromini aja mesti kaki kiri.

Hari 5 (5 Juni 2015)
Kantor kosong, literally kosong karena seluruh pegawai melakukan Tes Kebugaran Jasmani di GOR lupa sehingga TS dan Abram gabut sampai jam setengah 10. Niatnya TS mau nonton dahsyat di kantor, apa daya bu sekretaris (Bu Rini) sudah datang jadinya gak enakeun anak KP malah nonton TV. Setengah 10 barulah bermunculan manusia-manusia pertamini. Ya ujung-ujungnya, selesai olahraga, capek, gabut dah semua. Kelar dah. Pak Ihnsan tidak ada, tugas tak jadi dikumpulkan, udah cibur, ciburial-dago. Hari Jumat hanya itu saja ceritanya. Paling ceritanya, mbak Nina datang ke kantor memakai sandal jepit.

note : maaf belum ada foto, baru awal-awal ga enak udah motoin orang-orang

Sunday, June 7, 2015

Ini Medco, bukan Mathco!


Oleh M. Elyan Andaswara dan M. Nur Pratama
Enjoy!

Day 1 (Senin, 25 Mei 2015)
            Jam tangan sudah menunjukkan pukul 10. Saya bergegas menemui Andas yang sudah menunggu di Bandara Soetta sejak pukul 9. Setelah check in, kami langsung menuju pesawat GA106 yang akan take off pada pukul 11.25. Alhamdulillah pesawat Garuda Indonesia yang kami tumpangi berangkat tepat waktu. Sesampainya kami di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, kami dijemput oleh Pak Alamsyah (bukan Septian) dengan menggunakan mobil perusahaan.
GA106 CGK-PLM
            Tempat kerja praktik kami adalah PT. Medco E&P Lematang atau yang biasa disebut sebagai Lematang Asset. Lematang Asset merupakan salah satu lapangan produksi gas yang dimiliki oleh PT. Medco E&P Indonesia. Lematang Asset terletak di Dusun Suka Menanti, Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim atau 4-5 jam perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan roda 4 dari Kota Palembang. Kami memilih Lematang Asset karena Lematang Asset merupakan field gas milik Medco pertama dengan sistem otomasi. Artinya, untuk mengoperasikan processing plant di Lematang Asset hanya dibutuhkan 2 operator di CCR (Central Control Room). Fungsi operator di Lematang Asset hanya sebagai pemantau apabila sistem otomasi menghasilkan respon yang menyebabkan kondisi output yang diinginkan tidak tercapai. Oleh sebab itu, operator bekerja dengan menggunakan komputer yang terhubung dengan DCS (Distributed Control System).
            Perjalanan hari pertama menuju Lematang Asset ditempuh selama 5 jam akibat jalan rusak di sepanjang Palembang-Prabumulih. Namun, ada 1 hal yang tak terlupakan dari perjalanan menuju Lematang Asset. Untuk mencapai Lematang Asset, ternyata dibutuhkan perjalanan off road selama 1 jam dari jalan raya Prabumulih-Muara Enim. Alhasil, kalau kami harus kembali ke kota atau bahkan hanya ke jalan raya sendirian, mungkin kami akan bertemu Tarzan dan banyak makhluk-makhluk Narnia di tengah hutan karena letak Lematang Asset jauh dari peradaban. Sesampainya kami di Lematang Asset, jam sudah menunjukkan pukul 18.15. Segera kami menunaikan Sholat Maghrib berjamaah di masjid yang dilanjutkan dengan makan malam bersama. Setelah itu Sholat Isya berjamaah di masjid dan waktunya istirahat!
Kamar Mi Casa Su Casa
Day 2 (Selasa, 26 Mei 2015)
            Hari kedua di Lematang Asset diwarnai dengan orientasi lingkungan. Pagi hari kami mendapatkan safety induction dari departemen SHE. Setelah itu, kami diminta ke perpustakaan untuk mengambil kelengkapan APD (Alat Pelindung Diri) seperti coverall, helm, safety shoes, ear plug, kaca mata, dan sarung tangan. Kemudian kami lanjutkan dengan berkeliling ke berbagai departemen untuk berkenalan. Mulai dari departemen maintenance, humas, hingga kami diminta menghadap ke operation manager. Di sore hari, kami diberitahu oleh orang dari HRD kalau kami ditempatkan di divisi instrument pada departemen maintenance. Alhamdulillah divisi instrument menyambut kami dengan hangat sehingga kami diberikan sepotong meja yang dapat digunakan untuk berkantor selama kami kerja praktik di Lematang Asset. Oh ya, sampai saat ini di Lematang Asset hanya terdapat saya dan Andas yang melaksanakan kerja praktik. Namun, kami cukup senang ketika orang dari HRD memberitahu kalau Senin, 1 Juni 2015 akan datang 2 mahasiswa dan 2 mahasiswi dari ITS yang turut akan melaksanakan kerja praktik di Lematang Asset. Yeay rame!

Day 3 (Rabu, 27 Mei 2015)
Singa Central Processing Plant
            Selepas safety induction di hari kedua, kami baru mendapat izin untuk dapat masuk ke Singa CPP (Central Processing Plant). Singa CPP adalah sebutan yang diberikan untuk processing plant yang terdapat di Lematang Asset. Tour singkat mengenai Singa CPP dilangsungkan dengan pengawalan dari Pak Darmadi, salah satu personil divisi instrument. Tour dimulai dari well singa 1 dan singa 3. Outlet dari well kemudian dijadikan satu di Singa CPP melalui manifold. Keluaran manifold dihubungkan dengan inlet cooler untuk didinginkan agar liquid yang berbentuk gas akibat tingginya suhu raw gas keluaran well dapat terpisah fasanya dengan gas hidrokarbon. Selanjutnya raw gas dengan fasa liquid dan fasa gas di dalamnya dilewatkan pada production separator dan test separator. Separator bertujuan menangkap liquid sehingga gas yang dimasukkan ke AGRU (Acid Gas Removal Unit) sudah tidak mengandung zat liquid. Selepas dari inlet cooler dan separator, gas dilewatkan ke gas filter untuk menyaring partikel padat. Keluaran gas filter menuju ke membrane unit dan H2S scavenger serta amine unit dan dehydration unit. AGRU berfungsi untuk menghilangkan kandungan zat asam di dalam raw gas seperti H2S dan CO2 sehingga dihasilkan sales gas yang sesuai dengan spesifikasi pelanggan. Acid gas dari amine unit dan membrane unit kemudian dibakar melalui thermal oxidizer agar memenuhi baku mutu lingkungan. Gas keluaran AGRU dari membrane dan amine disatukan kembali lalu dijual melalui pipa ke pelanggan. Pelanggan PT. Medco E&P Lematang saat ini adalah beberapa pembangkit listrik milik PLN di Sumatera Selatan.
            Selepas makan siang, banyak waktu kami habiskan untuk membaca P&ID (Piping and Instrument Diagram) dan PFD (Process Flow Diagram). Hal tersebut kami lakukan untuk memantapkan pemahaman kami terkait proses dan instrumentasi yang terdapat pada Singa CPP di Lematang Asset. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.30. Waktunya kembali ke kamar untuk beristirahat setelah ngantor selama 10 jam.

Day 4 (Kamis, 28 Mei 2015)
            Agenda hari keempat tak jauh berbeda dengan hari ketiga kami di Lematang Asset. Pagi hari kami diajak Pak Darmadi untuk mengelilingi Singa CPP. Hanya saja, pada hari ketiga kami diajak untuk mengetahui overview dari proses pengolahan gas di Singa CPP, pada hari keempat ini kami diajak untuk mengetahui sistem otomasi dan instrumentasi di Singa CPP. Tour hari keempat diawali dari CCR. Di CCR, terdapat sistem otomasi berupa DCS. DCS memiliki 3 subsistem yaitu PCS (Process Control System), ESS (Emergency Shutdown System), dan FGS (Fire and Gas System). PCS menangani kendali sistem proses seperti amine unit, membrane unit, dehydration unit, thermal oxidizer, dan berbagai utilitas pendukung lainnya. ESS menangani kendali suatu keadaan darurat dengan sensor yang berbeda dari sensor yang terhubung dengan PCS. ESS memiliki akses kepada SDV (Shut Down Valve) dan BDV (Blow Down Valve) serta yang terpenting adalah akses atau role untuk melakukan shut down seperti LSD (Local Shut Down), PSD (Process Shut Down), dan TSD (Total Shut Down) jika terjadi suatu keadaan darurat dari sensor deteksi darurat. Untuk melakukan shut down, ESS akan memerintah PCS untuk mematikan suatu sistem tertentu atau bahkan keseluruhan sistem. Sistem otomasi yang terakhir adalah FGS untuk menangani keadaan darurat hanya akibat api dan gas bocor. Sensor yang terhubung dengan FGS juga berbeda dengan PCS dan ESS. Apabila terjadi suatu keadaan darurat akibat api dan gas bocor, maka FGS akan memberi respon ke utilitas fire water untuk memadamkan api. Sedangkan untuk gas bocor, treatment yang dilakukan oleh FGS hanya sebatas informasi sedangkan respon untuk mengurangi gas bocor dilakukan oleh manpower yang tersedia di CCR. FGS dan ESS memiliki modul I/O redundant untuk mencegah terjadinya failure komunikasi dengan sensor dan aktuator, sedangkan PCS tidak redundant. Dari sisi prosesor, untuk PCS, ESS, dan FGS memiliki prosesor redundant dengan masing-masing prosesor memiliki power supply redundant. Kehandalan DCS di Singa CPP haruslah sangat teruji (atau tersertifikasi) akibat process plant yang dikendalikan cukup besar dan tentunya mahal.
            Sama seperti hari sebelumnya, selepas makan siang banyak waktu kami habiskan untuk membaca P&ID (Piping and Instrument Diagram) dan PFD (Process Flow Diagram). Hal tersebut kami lakukan untuk memantapkan pemahaman kami terkait proses dan instrumentasi yang terdapat pada Singa CPP di Lematang Asset. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.30. Selepas pulang kerja, kami ikut bermain mini soccer dengan warga dari Dusun Suka Menanti. Bersosialisasi dengan penduduk Lematang Asset dan warga sekitar selama kerja praktik adalah penting karena kami merupakan pendatang. Selain bersosialisasi, berolahraga juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama melaksanakan kerja praktik di lapangan yang tentunya membutuhkan tubuh prima. Akibat jauh dari kota dan peradaban, maka penting sekali untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga. Untuk itu kami memutuskan untuk ikut main bola sore dengan penduduk sekitar yang sering main di lapangan bola Medco. Pertandingan sore itu, antara karyawan Medco dan warga desa Tolhas. Karena pihak karyawan kelebihan orang, maka satu orang dikorbankan untuk menjadi tim warga sekitar, dan korban itu adalah Saya. Pertandingan pun berjalan dengan baik, gol demi gol terjadi, keringat bercucuran, dan gas tetap keluar dari sumur. Sampai di waktu injury time, salah satu penyerang warga sekitar ingin melesakan bola, Andas yang mempunyai semangat Izizaki dari Meiwa FC, menghalau bola dengan muka, alhasil kacamata saya terlempar dan menyebabkan dahi saya bengkak dan meninggalkan bekas seperti tompel. Singkat cerita, pertandingan usai, karyawan kembali ke kamar masing-masing, warga sekitar kembali ke rumah masing-masing, dan Saya mau ikut ke desa Tolhas tapi tidak diperbolehkan sama security. Hari yang lelah ini pun berakhir.

Day 5 (Jumat, 29 Mei 2015)

Dilanjutin ntar pas ada waktu yaaa

WEEK OFF!

1 Juni 2015

Hari kelima kp, kami datang di BATAN tepat pukul 08.30. Segera meluncur ke markas dengan semangat karena kata mas Tio alat ukurnya akan dikembalikan ke divisi yang punya (alat ukur pinjem dari divisi fisika, sementara kita kp di divisi teknik). Tiba di markas ternyata tidak ada siapa-siapa. "Tunggu aja dulu paling ntar juga datang", kata Novan. Selang 30 menit berlalu mas Tio belum juga tiba di ruangan, akhirnya kami meng-sms beliau untuk memberitahu bahwa kami sudah ada di ruangan dan siap mengukur kembali. Namun 5 menit berikutnya datang seorang karyawan yang ruangannya sama dengan kami, pak Gito namanya. "Daripada kalian tidur2an gak ada kerjaan mending sini bantu saya", ucapnya. Sebagai pegawai kp yang baik, kami nurut saja karena kamilah yang sebenarnya butuh kp. Tiba diluar ruangan, kami melihat tangga dan rol kabel yang ukurannya agak besar. "Tolong bantuin bawain ini ke depan (pos satpam)", pinta pak Gito. Ambon dan Novan membawa tangga, sementara Hakim membawa rol kabel. Setibanya di pos satpam kami bingung apakah kami diminta sekalian memasang lampu atau tidak, kami hanya diam, duduk, dan memperhatikan pak Gito. Karena sepertinya kita tidak diperlukan lagi, Novan berinisiatif untuk mencari mas Tio agar kita bisa kembali kerja, sementara Ambon berinisiatif untuk mencari smoking area. Setelah kami menemukan mas Tio, kami pamit ke pak Gito untuk kembali melakukan pekerjaan kp kami. Kami kemudian mendatangi mas Tio, beliau berada di LVMDP (Low Voltage Main Distribution Panel), panel yang mengatur aliran daya bertegangan 220V. Disana ternyata mas Tio sudah mengambil beberapa data. "Iya ini saya ambilin data buat kalian soalnya ntar siang udah mau dipake sama mereka", ujar mas Tio. Sebagai insan yang bersyukur, kami berterimakasih kepada mas Tio karena sudah mau repot2 membantu kami. Kemudian setelah pengukuran selesai, kami kembali ke markas. Karena alat ukur sudah mau dikembalikan, dan Hakim ada rapat LFD jam 1, kami kemudian pamit untuk pulang. Sebelum pulang kami bertanya pada mas Tio kira2 kapan kami bisa ngambil data lagi. "Paling cepet sih rabu saya urus, nah selama gak ada alat ukur kalau kalian mau ada pengalaman kerja fisik dateng aja tetep kaya biasa", jawab mas Tio. Kemudian kami pulang, dan sebelum benar2 pulang kami tidak lupa mengembalikan rol kabel dan tangga ke tempat semula. Jam di HME menunjukkan pukul 12.00

Ambon dengan semangat membawa tangga

2 Juni 2015
Tanggal merah di kalender menunjukkan tidak ada aktivitas di BATAN. Sedikit dokumentasi dari orang-orang yang menginap di HME semalam



3 Juni 2015 - 5 Juni 2015
Karena sebelumnya sudah janjian untuk libur minggu ini, tidak ada satupun yang datang ke BATAN pada tanggal2 tersebut. Hakim bantu2 EE Days 2015, Ambon pulang ke Depok, Novan pulang ke rumahnya.
Ogin, Abam dan Gilang lagi presentasi tugas akhir





Saturday, June 6, 2015

PT DI gabut? flight control engga

by lovila

note: may contain typo, curhat, oot etc.
sesuai judulnya, post ini berisi cerita tentang kp di PT DI bagian flight control di departemen analysis system.
gausah dijelasin lah yaa PT DI itu apa dan dimana.
seperti tahun-tahun sebelumnya yang kp disini banyak banget. dari berbagai jurusan dan universitas, eltoro sendiri ada 20 orang yang kp disini (ralat gue kalo salah).
taun lalu ga ada yang ngepost cerita kp di PT DI. tapi berhubung gue dan partner kp (vani) ga gabut jadi gue mau cerita. jangan dikira kalo kp di PT DI itu selalu gabut. tergantung ambil bagian apa.
kalo mau cerita kp yang lebih menarik dan lebih oot kunjungi site penulis, lamanasikana.tumblr.com.


  • minggu pertama


rabu, 20 mei 2015
kebetulan yang mulai kp hari ini berlima yaitu gue, vani, cicim, fitri, ama novita. gue ama vani bagian flight control, sedangkan cicim, fitri, ama novita bagian avionic.
kami dateng jam 9.00 dan langsung ke ruang resepsionis buat minta id card visitor dengan menukar salah satu ktm.
id card ini perlu banget buat masuk ke PT DI. kalo ga pake id card ga dibolehin masuk ama satpam. di pos satpam ini juga harus bikin surat kalo bawa laptop. suratnya dibawa dan bakal distempel tiap hari kalo mau masuk.
abis itu kami pergi ke gedung diklat lantai 2 buat ketemu bu Ila. di bu Ila bakal dikasih surat pengantar buat bikin id card.
setelah dapet surat pengantar, kami ke gedung GPM lantai satu buat bikin id card.
di ruangan id card ini kami menulis riwayat hidup sederhana yang dilampirkan pas foto 2x3 2 lembar, pas foto 3x4 2 lembar, dan fotocopy ktm.
id card kami baru jadi keesokan harinya jam 10.00.
abis itu kami pulang karena harus uas sisken dan penulis sendiri harus presentasi+demo tubes sismik.

kamis, 21 mei 2015
hari ini gue ama fitri berangkat bareng naek angkot. gue ama fitri naek angkot caringin-sd serang dari baltos dan turun di patung husein. darisini kami harus jalan sekitar 30 menit buat ke PT DI soalnya kalo pagi portalnya ditutup.
kami berlima janjian di resepsionis jam 10.00. setelah semua dateng, kami langsung ke GPM buat ambil id card. ternyata id card ini bayar 2.500 rupiah.
abis itu kami ke gedung putih (kata bu Ila) lantai 4 buat ketemu pak Andi Yudono, kepala departemen analysis system.
karena kedua supervisor kami belom ada, jadi kami ketemu pak Widi Handoko buat di kasih penjelasan singkat tentang kp di PT DI.
ga berapa lama kemudian, yang avionic dipanggil pak Andi disuruh ke lantai 3.
gue ama vani dijelasin jadwal masuk di PT DI. karyawan biasa masuk jam 7.45 dan pulang jam 4.30 untuk senin-kamis dan pulang jam 5.00 untuk jumat.
disini terserah kami mau masuk dan pulang jam berapa. trus akhirnya diputuskan kami masuk jam 9.00 dan pulang jam 3.30.
selain itu dijelasin pula beberapa topik yang bisa dipilih buat dijadiin kp. gue ama vani kerja bareng, satu topik dan satu laporan.
abis itu gue ama vani dikasih bacaan tentang flight control. pas jam 3 novita dateng bawa bacaannya sendiri. kami baca-baca sampe jam pulang, jam 4.00.

jumat, 22 mei 2015
gue ama vani akhirnya uda menentukan topik kp apaan. setelah bacabaca yang ga terlalu membantu. banyak istilah-istilah yang gatau, maklum kami bukan anak penerbangan.
kami memutuskan ambil trim. trim adalah suatu sistem yang meringankan beban pilot. ga mungkin kan pilot ngasih gaya yang konstan terus-menerus apalagi kalo lagi take-off ato landing. jadi dibantulah dengan trim ini.
pak Widi menyarankan elevator trim karena itu susah. mungkin yang lain terlalu gampang buat kami haahaa.
kami juga dikasih laporan kp anak elektro ub taun lalu yang dibimbing ama pak Widi.
karena gue ama vani ga ngerti apa-apa dan bingung mau desain kayak gimana jadinya kami nyicil laporan.
vani bikin bab 1, sedangkan gue bikin bab 2.
trus istirahat sekitar jam 11.30 sampe jam 1.00. abis istirahat lanjut nyicil laporan lagi.
hari ini dikit banget progressnya karena uda bosen juga. sampe jam 4.00 pulang deh.
ohh yaa disini ga disediain internet. jadi harus sedia internet sendiri. salah satu kekurangan kp di PT DI selain ga dapet gaji. cuma disedian air minum panas dan dingin.


  • minggu kedua


senin, 25 mei 2015
hari ini penulis berangkat sendiri karena fitri harus presentasi+demo tubes sismik. partner gue, vani, juga ijin sama kayak fitri.
sampe di kubikel, gue kembali pinjem buku bacaan. belajar gimana desain rangkaian elevator trim.
gue pake referensi n235 (nama pesawat) karena elevator trimnya mirip ama punya n219. kebetulan gue ama vani disuruh desain elevator trim pesawat n219.
tapi karena penulis juga masih bingung, jadi lanjut nyicil laporan lagi.
ga berapa lama kemudian pak Ali dateng membawa serta tiga anak unsri. dikenalin lalala gitu.
mereka anak elektro angkatan 2012 juga. bedanya rombongan penulis cewek semua, rombongan mereka cowok semua.
trus ga berapa lama juga dateng satu cewek dari telyu, anak telkom angkatan 2012.
mereka semua baru mulai kp hari ini dan masih pake id visitor. rencana bakal kp satu kubikel ama kami.
jam 12.00 kami istirahat sampe jam 1.00. abis itu gue lanjut nyicil laporan *again*.
then pulang seperti biasa, jam 4.00. besok gue ama vani bakal diskusi ama bahas progress kata pak Widi.
padahal penulis bingung progress apa yang hendak disampaikan ke pak Widi.

selasa, 27 mei 2015
seperti biasa, gue ama vani nyicil laporan. di tengah-tengah menulis, kami dipanggil pak Widi. kami dijelasin lebih rinci apa yang harus di desain.
setelah tercerahkan, gue ama vani bisa desain switch up and down elavator trim untuk pilot dan co-pilot masing-masing.
sebelum kedua switch ini dapat berpengaruh, pilot dan co-pilot masing-masing harus menekan suatu tombol. nah apabila mereka menekan secara bersamaan maka yang bakal dihubungkan adalah pilot *diskriminasi emang*.
kami berhasil merancang dua hal ini. setelah itu, gue ama vani berusaha menghubungkan ke bagian actuator, tapi bingung ama kegunaan switch yang ada didalemnya.
ngubek-ngubek internet juga ga bakal nemu, karena bagian actuator ini bikinan vendor.
sampe jam pulang kami masih bingung, akhirnya memutuskan untuk pulang.
progress hari ini cukup lumayan, setidaknya daripada cuma nyicil laporan.

rabu, 28 mei 2015
hari ini kita memutuskan bertanya cara kerja actuator. lumayan tercerahkan, akhirnya kami dapat merancang antara pilot dan co-pilot sampe actuator.
setelahnya kami berusaha merancang emergency actuator. namun lagi-lagi bingung ama kegunaan salah satu switch.
dan lagi-lagi sampe jam pulang kami masih bingung. akhirnya kami memutuskan untuk pulang.
ohh yaa kami juga diharuskan desain kabel yang digunakan, autopilot dan menampilkan posisi elevator trim ke display untuk pilot dan co-pilot.

kamis, 29 mei 2015
kami masih bingung ama switch yang ada di emergency. akhirnya gue iseng download livewire.
livewire ini adalah simulasi yang dipakai di yellow page, laporan anak ub maksudnya, soalnya warnanya kuning gitu.
ternyata cuma 4.6 mb dan uda dalem zip jadi ga perlu install lagi.
jam 11.30 sampe jam 12.30 kami istirahat. ternyata istirahat disini jam 11.30 sampe jam 12.30.
setelah istirahat, kami memutuskan untuk bertanya cara kerja emergency. setelah itu kami mencoba membuat desainnya.
akhirnya setelah jadi, kami melakukan simulasi menggunakan livewire. disini vani yang membuat rangkaiannya di livewire.
karena penulis bosen ga ngapa-ngapain akhirnya ikutan bantuin vani. ternyata di simulasi ini motor yang dibagian actuator bisa gerak clockwise ato counter sesuai dengan switch yang ditekan.
antara seneng dan lucu karena baru pertama kali liat simulasi yang kayak gini. di livewire juga bisa diliat arus yang mengalir ato tegangan tiap node.
cukup lumayan progress kami hari ini.

jumat, 30 mei 2015
hari ini penulis tibatiba teringat kalo elevator trimnya uda maksimal, motornya harus berhenti. yang terpikirkan oleh kami adalah menggunakan sensor jarak.
namun resolusi yang dibutuhkan sangat kecil, yaitu 0.375 inchi, sekitar 9.5 mm. ternyata susah mencari sensor ini.
sampe istirahat juga masih ga nemu sensornya. akhirnya kami memutuskan merancang kabel yang digunakan.
sekitar jam 3.00, cicim dan fitri turun ke lantai 3 buat presentasi ama kakak pendampingnya.
dan mereka lama banget presentasinya. jam 4.30 kami baru bisa pulang. efeknya adalah kena super macet. macet di padjajaan, paskal, jalan dr dr itu, wasken, all tamansari terutama baltos.
lesson learned adalah jangan pulang sore-sore. pulanglah abis sholat ashar, antara jam 3.30 sampe jam 4.00.
jangan pulang agak siang juga, ga enak ama yang laen. apalagi kalo sekubikel ama jurusan dan universitas lain kayak kami.


  • minggu ketiga


rabu, 3 juni 2015
setelah long weekend garagara Hari Raya Waisak, kami masuk kp lagi. hari ini kami menggabutkan diri, mungkin efek long weekend.
sebenernya karena kami belom terpikir desain display ama autopilot. dan kalo lanjut laporan males karena internetnya susah sinyal.
setelah istirahat, kami memutuskan bertanya ke pak widi sekaligus menunjukkan hasil desain dan simulasi. desain kami ga perlu revisi, tinggal bikin skematik listrik seperti file actuator.
selanjutnya kami merancang autopilot dan display. namun belum dimasukkan ke dalam rangkaian simulasi, masih di atas kertas.
seenggaknya hari ini berprogress meskipun penulis merasa sangat gabut hari ini.
ohh yaa hari ini ada dua cewek yang dateng ke departemen kami. rencananya dua cewek ini bakal kp satu kubikel ama kami juga.

kamis, 4 juni 2015
sama seperti sebelumnya, gue ama vani kembali menggabutkan diri. penulis sendiri cuma memasukkan desain rangkaian sebelumnya ke dalam rangkaian simulasi.
hari ini meja kami penuh. karena ga ada yang duduk disamping anak unsri padahal mejanya uda ditata ulang.
akhirnya setelah istirahat, kami (gue, vani, fitri, karena novita sp dan cicim pindahan rumah) pindah ke samping anak unsri soalnya charger laptop fitri ga nyampe ke stop kontak.
meskipun gabut namun akhirnya vani berhasil menyelesaikan bab 1 sedangkan gue berhasil menyelesaikan bab 2 hari ini.
ohh yaa ternyata dua cewek yang baru mulai kp ini dari telyu, anak elektro angkatan 2013. 
hari ini juga kami kembali melihat tiga cewek yang dateng ke departemen kami. rencananya tiga cewek ini bakal kp di kubikel sebelah kami.
samar-samar kami mendengar mereka dari itb juga.

jumat, 5 juni 2015
hari ini penulis ulang tahun yang ke-19 haahaa.
hari ini gue ama vani lanjut bikin laporan bab 3. vani nulis bagian perancangan, kalo gue bagian simulasi.
vani ngejelasin apa aja yang harus dirancang sedangkan gue ngejelasin gimana bikin desainnya.
cuma segitu doang progressnya. sama seperti day sebelumnya, kami merasa bosan dan malas.
ohh yaa tiga cewek dari itb ini adalah anak ft 2012 dan ternyata mereka satu kubikel ama kami.
lesson learned adalah dateng yang pagi karena uda banyak dan rame yang kp di kubikel kami. dan kalo mau kp di PT DI jangan dijadiin opsi terakhir. uda susah cari topiknya. lagipula banyak keuntungan kalo daftar kp di PT DI awal-awal.
maklum, penulis dan rombongan adalah yang pertama daftar kp di PT DI season ini. belom ada jurusan dan univ lain yang daftar. jadi banyak opsi mau kp di departemen apa, ambil bagian apa, ambil topik apa.
yaa mau kp dimanapun sih kalo bisa daftarnya awal-awal.

sekian cerita kp di PT DI bagian flight control. masih ada dua minggu lagi waktu kp gue ama vani di PT DI. karena satu bulan selanjutnya gue ama vani bakal kp di Tripatra Bojonegoro.
maap ga ada foto-fotonya. kalo mau, minta aja ama temen-temen lain yang kp disini. penulis biasa jadi objek foto, jadi gapunya foto-foto kp di PT DI heehee.