Showing posts with label Tripatra. Show all posts
Showing posts with label Tripatra. Show all posts

Monday, June 29, 2015

kp tripatra bojonegoro, banyak dimodusin

by lovila

note: may contain typo, curhat, oot etc

ketemu lagi ama gue. kali ini gue ama vani kp season 2 di Tripatra Bojonegoro. kenapa kami dua season, karena pengen lebaran di rumah heehee.
kalo mau cerita kp yang lebih menarik dan lebih oot kunjungi site penulis, lamanasikana.tumblr.com.

day 0, senin, 22 juni 2015

kami berangkat ke Tripatra Thamrin jam 8.45 karena kantornya deket banget ama rumah vani. disini kami menemui pak Budi Karyawan dan katanya kami uda telat kp karena tertulis periode 1 juni sampe 30 juni.
padahal kami uda bilang baru bisa tanggal 22 juni. so panik. akhirnya disuruh pulang dulu, ntar dikabari lagi. panik, cewa, marah, digantung kayak gitu.
akhirnya dirumah vani gabut, maen, nonton. sampe jam 4.30 baru nyadar kalo tadi pak Budi K sms ama telpon. kami disuruh ke Thamrin sebelum jam 5 dan besok uda bisa mulai kp.
kami.panik.lagi. setelah sampe Thamrin, kami disuruh ngisi personal data sambil dilampirin pas foto 3x4 1 lembar ama surat keterangan asuransi jiwa. dan lampirannya boleh menyusul.
dijelasin kalo besok ikutan training dan abis itu medical check up. mcu ini gratis dan kalo lolos baru boleh kp.
selain itu juga dijelasin ga dapet gaji dan ga dapet akses internet, cuma dapet makan siang. dan harus kp 30 hari exclude days off.
setelah ditelusuri ada miskom gitu kalo kami baru bisa tanggal 22 juni. akhirnya kami bisa kp di Tripatra heehee.

day 1, selasa, 23 juni 2015

ruang training
hari ini berangkat training jam 7.15 dan sampe sana masih nunggu. lagi-lagi nunggu. jam 7.55 uda dibuka dan kami langsung antre registrasi sambil dicek ktp.
kami trainee di gedung betani di jalan Jaksa Agung Suprapto.
training hari ini adalah induction training. trus ada pretest dan postestnya cem psd gitu. ada juga sesi foto buat id card. training ini beres jam 12.00.
nah kami ga langsung pulang, tapi sholat dulu di masjid Darussalam. abis sholat kami ciao ke Tripatra Thamrin. disini kami minta surat pengantar buat mcu ke Sapta Mitra Klinik di Jetak.
setelah dapet surat kami langsung kesana dan disana mcu biasa gitu lah. abis itu pulang trus sampe rumah vani jam 1.20.

day 2, rabu, 24 juni 2015

kami sampe Thamrin jam 7.45 dan langsung ketemu pak Budi K. disini ditagih pas foto dan disuruh bikin lembar absensi. id card kami belom bisa dikasihin soalnya mcu yang kemaren belom jadi hasilnya. kalo hasil mcu uda keluar baru bisa pergi ke site. abis itu kami langsung pulang dan sampe rumah vani jam 8.15.

day 3, sabtu, 27 juni 2015

setelah akhirnya dua hari di rumah aja, hari ini kami ke Tripatra Thamrin jam 8.00 soalnya jam 9.00 bakal ke site. di Thamrin kami dapet perlengkapan buat ke site, kemeja, sepatu, helm, kacamata ama rompi.
sekitar jam sembilan gitu, kami berangkat ke site setelah pake kemeja dan sepatu Tripatra, cuma berempat include sopir dan pak Budi K.
perjalanan ke site di gayam memakan waktu 45 menit karena di dashboard mobilnya ada tulisan maks kecepatan 70 km/jam. disana kami ambil id card di security dan gratis. kalo absensi tinggal di tempel di alat yang biasa dibawa ama satpam.
masjid

gedung TF entah berapa

security

seragam sehari-hari
selanjutnya kami ke TF, Temporary Facility. dan ternyata jengjeng pak Budi R ga ada. kembali kecewa.
akhirnya setelah nunggu beberapa saat karena pak Budi K ada urusan, kami balik ke kota. sampe rumah vani jam menunjukkan pukul 11.00.

day 4, senin, 29 juni 2015

kami kembali ke thamrin jam 8.00 buat berangkat ke site jam 9.00.
hari ini pak Budi R masih break, mau dikasih ke wakilnya tapi orang Filipina. trus awalnya pak Budi R ngasih seseorang buat nemuin kami tapi sms di pak Budi K ilang jadi disuruh ke pak Firmansyah sambil dikasih surat pengantar. kita juga disuruh ke sekretarisnya dulu, mbak Intan.
sampe site jam 9.30 karena sopirnya ngebut, padahal di dashboardnya maks kecepatan 60 km/jam.
sampe sana kita langsung ke mbak Intan di gedung TF 1, setelah tanya satpam tentunya. dan lagi-lagi kayaknya pak Firman ga ada. jadi kami dianter ke mbak entah siapa namanya di TF 4 kalo ga salah.
setelah nungguin sampe jam 10.15 kami ketemu sama bapak lupa namanya. disini kami kembali dianter ke TF 1 ketemu wakilnya pak Budi R, mister Stanley buat jadi pembimbing sementara. tapi akhirnya kita diserahkan ke kak Toha, orangnya mirip kak Odi mantan ketua Divkom, cuma beberapa tahun lebih tua.
trus dianter kak Toha ke pak Suroto soalnya beliau pembimbing kita sementara. dan akhirnya dapet meja juga. trus dikenalin ke temen-temen Electric & Instrument Engineer.
yang kp periode ato tahun ini cuma 3 sampe 5 orang gitu. karena seragam lalala kami sama kayak karyawan Tripatra jadi ga keliatan kalo lagi kp. dan heboh banget ketika tau ada mahasiswa kp.
dari judulnya dapat diliat kalo karyawan yang muda juga banyak, ga kayak di PT DI yang kebanyakan uda berumur heehee.
abis itu kita gabut gajelas karena belom ada kerjaan. akhirnya gue ama vani belajar kompre haahaa.
pas jam 1.00 penulis nganter vani sholat di masjid karena di gedung yang setengah jadi ini ga ada mushola.
sampe jam 3.30 kami dipanggil pak Suroto dikenalin ke kak Haris buat dikasih kerjaan, cem input data gitu.
jam 3.50 nganter vani lagi ke masjid. kalo mau ke toilet juga harus keluar bangunan TF gitu.
abis itu kami gabut sampe jam pulang, jam 4.30. karena lagi ramadhan jadi pulangnya setengah jam lebih awal.
pas jam 4.30 kak Toha sibuk gitu dipanggil sana-sini, kesana kemari. ga berapa lama kemudian, kak Toha nyamperin sambil bawa dua kotak berisi takjil. dan kata kak Toha kayaknya besok bakal belajar software drawing gitu deh.
akhirnya kami bisa pulang juga haahaa. sekian cerita kp season 2.
perjalanan pulang di bis

Saturday, May 30, 2015

Tripatra United

Jadi gini.

Selasa, 26 Mei 2015
Setelah tertunda sehari karena meynard hari senin masih demo tubes sismik, akhirnya KP dimulai juga. Karier kape meynard, bebeb, boncan, budi, faza, dan wawan di tripatra dimulai dengan menunggu seorang bu ayu yang seharusnya memberikan pengarahan kepada kami pada jam setengah delapan pagi. Kami menunggu selama satu jam, satu jam sepuluh menit, satu jam dua puluh menit, satu jam tiga puluh menit, beliau tidak juga datang. Akhirnya kami berenam menyetujui bahwa jika hingga lima menit lagi bu ayu masih belum juga datang, kami akan inisiatif bergerak untuk mencari bu ayu sendiri.
Lima menit berlalu. Ternyata bu ayu belum tiba juga. Lalu bebeb berkata "lima menit lagi dah". Lalu kami pun menunggu lima menit lagi. Nggak jadi nyari bu ayu.
Tidak lama kemudian kami bertemu dengan once pak nasarudin. Dari dia, kami mengetahui bahwa ternyata pada hari ini bu ayu tidak masuk. Yaudah, akhirnya once pak nasarudin ini yang mengurus kami. Jadi kami berpindah ke suatu ruang rapat lalu once pak nasarudin menjelaskan tentang jam kerja di tripatra, absen, uang transport buat kami (50 ribu per hari), dll lalu meminta kami untuk menandatangani semacam surat kontrak kerja gitu. Setelah itu, dia pergi dulu dan kami diminta untuk menunggu dia kembali. Kami pun menunggu lagi.
Setelah kami menuggu hingga sekitar jam sepuluh, once pak nasarudin belum datang juga. Akhirnya, bebeb dan budi membuat kopi dulu. Baru saja kopinya selesai diaduk, eh once pak nasarudin datang. Akhirnya bebeb dan budi tidak jadi minum kopi.
Setelah once pak nasarudin datang, kami dibawa naik ke lantai atas untuk pendataan sidik jari. Jadi disini absennya pake sidik jari gitu.
Setelah sekitaran setengah jam disana dan kami berenam sidik jarinya sudah diambil, kami berenam diantarkan oleh once pak nasarudin ke gedung 3, yang ngurusin bagian electrical engineering untuk bertemu dengan pak johannes. Ternyata pak johannes nya lagi keluar. Jadi kami menunggu lagi. Cuma pindah tempat aja.
Setelah makan siang, akhirnya kami bertemu dengan pak johannes dan beliau menjelaskan bahwa bagian electrical yang ada di tripatra ini lebih banyak bergerak di bidangnya power. Jadi meynard, budi, dan boncan yang anak elektro rencananya bakal dipindahin ke yang bagian instrumen biar lebih sesuai kerjaannya. Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini di tripatra lagi sepi proyek, jadi nggak banyak yang bisa kami kerjain juga. Setelah kami selesai berbincang-bincang dengan pak johannes, beliau mengijinkan kami untuk pulang. Yaudah, kami pulang.
Rencana kami untuk pulang agak sedikit terganggu karena kami mengalami kesulitan dengan scanner sidik jari yang ada di pintu keluar. Dari kami berenam, hanya bebeb dan boncan yang bisa keluar. Meynard, budi, wawan, dan faza tidak bisa keluar karena sidik jari kami tidak terbaca terbaca. Setelah sekitar 10 menit mencoba secara bergantian (dan masih tetap gagal semua), akhirnya ada seorang ob yang mau berbaik hati membantu kami keluar dengan menggunakan ID card miliknya. Akhirnya kami pun bisa pulang sekitar jam setengah dua siang.

Rabu, 27 Mei 2015
Hari ini kami memulai dengan langsung menunggu di gedung 3, di bagian electrical dari jam tujuh pagi seperti sebelumnya. Seperti sebelumnya juga, kami baru diurus sekitar jam sembilanan. Hari ini yang menangani kami bernama pak nopran. Pertama-tama beliau berkenalan dengan kami, lalu mengajak kami untuk berkenalan dengan karyawan-karyawan lainnya yang ada di bagian electrical. Setelah itu, kami berbincang-bincang dengan pak nopran dan beliau menjelaskan peran electrical engineer di tripatra. Lalu, beliau curhat tentang tripatra yang sepi proyekan semenjak harga minyak dunia turun tahun lalu, lalu tentang jurusan teknik elektro yang katanya biarpun kuliahnya lebih susah, pas udah kerja ntar gajinya lebih sedikit daripada anak-anak teknik lainnya macam teknik kimia, minyak, atau geodesi. Setelah itu, beliau mengirimkan manual tripatra yang isinya semacam guidance dalam mendesain sistem tenaga listrik gitu (power banget lah, meynard cuma ngerti dikit-dikit dari hasil kuliah STE). Beliau menugaskan kami untuk membacanya, maka membaca lah kami di laptop masing-masing.
Setelah sekitar satu jam, yang ternyata sangat tidak produktif karena kami hanya membuka file-nya dan baca sekilas dan nggak ngerti, tibalah jam makan siang. Menu hari ini, ayam panggang dan sup.
Selesai makan, kami melanjutkan pekerjaan kami membaca walaupun sedikit-sedikit diselingi dengan main hp dan ngobrol supaya tidak ketiduran. Tapi, pada akhirnya, meynard berhasil menyelesaikan tugas membaca meynard pada hari ini. Udah, gitu aja kape hari kedua ini.

Kamis, 28 Mei 2015
Sebagai bekal untuk menghadapi kegabutan kami hari ini, boncan bawa modem. Jadi hari ini kami kerjaannya internetan dari pagi sampai siang. Sekitar jam setengah dua belas, kami mendapatkan makan siang. Menu hari ini: ayam balado, sayur bayem, dan otak-otak. Selepas makan siang, bebeb dan budi bermain dota hingga waktunya pulang.

Jumat, 29 Mei 2015
Menunggu makan siang (internetan, dota, ngobrol, main hp) - makan siang (ayam goreng kremes, pecel, bihun) - menunggu pulang (internetan, dota, ngobrol, main hp, selfie).
Faza lagi nggak masuk, lagi nyari laptop baru di ratu plaza